"Welcome To My Blog"

Jumat, 29 November 2013

Klasifikasi Makhluk Hidup(5 kingdom)



1.MONERA
          Berdasarkan Klasifikasi makhluk hidup,Monera adalah Kingdom makhluk hidup yang tidak memiliki membran inti, biasanya disebut organisme prokariot.Meskipun tidak memiliki membran inti, kelompok monera memiliki bahan inti, seperti asam inti, sitoplasma, dan membran sel. Nah organisme yang tergolong ke dalam kingdom monera itu sendiri adalah Bakteri dan Alga Biru. Pada postingan dengan tema kingdom monera ini saya akan membahas tentang ciri dan perkembangbiakkan dari organisme yang tergolong ke dalam kingdom ini.Baiklah tidak usah berlama-lama, langsung saja ya.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjzEB55j4mUwsgfHBgtsqs5FlsrrUMvRcIQ6PHlPU8VgGT8qUZT_xwl26irV-96NsYDlrMGfoffXDfqm28UFfbxxTRFM7v-RV2JK7TV7MQrUdgKGSuJEUmU6wlDNe3lWvwdXkVOLQEbzxU/s1600/Monera.jpg






                                               Kingdom Monera
1.BAKTERI
          Bakteri adalah organisme prokariot yang hanya dapa dilihat dengan menggunakan mikroskop. Artinya sudah jelas, yaitu bakteri tidak dapat dilihat langsung oleh mata manusia.Dibawah ini adalah penjelasan tentang ciri, cara hidup, dan perkembang biakkan Bakteri.

A.Ciri-ciri Bakteri
          Bakteri memiliki tubuh yang hanya terdiri dari satu sel dan berukuran sekitar 4-8 mikron. Sel bakteri memiliki berbagai bentuk, ada yang bulat(koskus), batang(basil), dan spiral(spirilum).


Bentuk Bakteri

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgyxIhwtGnrDA11gz6NiproqyxHeBqoUufQyXrxESWIjdN9NaKifsxpVowawl4JD7OaGR88sRSFoDxFi2OuFpkufYN9fwDT0VsMGcxLzbRlpRS2xYQUwVS3XhSd4o18-BQylSOh49oqt58/s1600/bakteri.jpg                           

                                          





Meskipun berukuran kecil, jika berkelompok(berkoloni), bakteri akan terlihat. Contohnya di makanan basi, koloni bakteri tampak seperti lendir, percikan mentega atau percikan susu. Koloni bakteri ada yang berwarna kekuningan atau kemerahan dan ada juga yang berwarna putih.

B.Cara Hidup Bakteri
          Organisme yang termasuk ke dalam kingdom monera ini memiliki cara hidup yang berbeda-beda. Ada yang hidup dengan cara mengambil bahan organik dari lingkungannya (heterotrof), namun ada juga yang dapat berfotosintesis (autotrof). Tapi kebanyakan sih bakteri bersifat heterotrof, nah yang bersifat dari yang bersifat heterotrof tadi, ada yang sifatnya saprofit dan ada pula yang parasit.
          Bakteri saprofit adalah bakteri yang hidup bebas di alam dengan mengurai sampah, bangkai, serta kotoran.
          Sedangkan bakteri parasit hidup di tubuh makhluk hidup lain dan merugikan inangnya.Berbagai penyakit manusia, tanaman, dan hewan disebabkan oleh bakteri parasit ini. Bakteri dapat menular melalui makanan,minuman melalui perantara atau melalu kontak langsung. Oleh karena itu saya sarankan kepada sobat untuk terus menjaga kesehatan dan kebersihan.
C.Perkembangbiakkan Bakteri         
          Perkembangbiakkan bakteri dapat terjadi secara kawin maupun tidak kawin. Perkembangbiakan tak kawin dilakukan dengan membelah diri. Pada pembelahan diri, satu sel membelah menjadi dua, kemudian menjadi empat, delapan, enambelas dan seterusnya.
          Sedangkan kalau secara kawin, bakteri dapat berkembang biak dengan konjugasi. Caranya, dua sel yang berdekatan membentuk saluran konjugasi. Melalui saluran ini plasma dari sel yang satu mengalir ke sel yang lain.

Kesimpulannya

Tubuh bakteri terdiri dari satu sel, sebagian besar bakteri hidup secara sporofit atau parasit. Bakteri berkembangbiak dengan membelah diri dan kenjugasi.

2.ALGA BIRU (Cyanobacteria)
          Alga biru tidak dimasukkan kedalam kelas protista seperti alga lainnya. Mengapa demikian? Karena ia merupakan organisme prokariot sama seperti bakteri. Sehingga digolongkan kedalam kingdom monera.

A.Ciri-ciri Alga Biru
          Cyanobacteria sering disebut alga hijau-biru karena memiliki warna hijau kebiruan. Untuk memudahkan mengucapnya kita sebut saja alga biru. Alga ini dapat hidup di berbagai tempat dan keadaan, contohnya saja ada yang hidup di batu, tanah, kulit kayu, air tawar, bahkan air laut. Tubuhnya ada yang bersel satu, ada pula yang berupa untaian benang yang terbentuk dari beberapa sel. Sel
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgrg7AUmgocuEvVzV-8cupOVXv7Pz6W8d4r1SZtPMerPpapzRz2sC_JTUdV5oO6Bl0DdcQAi1ZnZWyC9pNdn7HStXrW0XcVqQxEwM2zgIK4A7jkWovVYnpp7eGjWw7pmeL-zb-AEHY6kVk/s320/Cyanobacteria.jpg






Alga Biru

alga biru tergolong ke dalam sel prokariot yang berklorofil. Oleh karena itu, ia dapat berfotosintesis dan mengahasilkan makanan sendiri (autotrof).



B.Perkembangbiakan Alga Biru
          Alga biru berkembangbiak dengan cara membelah diri dan fragmentasi. Alga yang bersel satu membelah diri dari satu menjadi dua, empat, delapan, dan seterusnya. Sedangkan Alga yang berbentuk benang memutuskan diri menjadi fragmen dan setiap fragmen dapat tumbuh menjadi individu baru. Contoh Alga biru antara lain Anabarna, Rivularia, Glorocapsa, dan Oscillatori.

Kesimpulannya

Tubuh Alga biru terdiri dari satu sel atau untaian sel seperti benang, berklorofil sehingga bersifat autotrof. Berkembang biak dengan membelah diri dan fragmentasi.


2.PROTISTA
Protista mirip tumbuhan atau yang lebih kita kenal dengan sebutan “Alga” merupakan organisme bersel satu atau bersel banyak yang memiliki bentuk seperti benang. Alga(protista mirip tumbuhan) mempunyai klorofil dan mampu berfotosintesis seperti halnya tumbuhan.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgIyThts7xbSmCJSrDsT-vqnqlkDHhhDwcfALhB4tqDvlIhZg5rLa_vX5Qx4PopjLu4OTsyfgi2Og0wqa9TrYAYpWm6NEFeIx4yOzRhBWFOsmuIiBf0TeWp1BzEW_fsDogr-IX77h9iQZE/s320/Protista+Mirip+Tumbuhan.jpg
Protista Mirip Tumbuhan

Lalu, berdasarkan klasifikasi makhluk hidup, kenapa alga tidak digolongkan kedalam kelompok plantae(tumbuhan). Alasanya singkat tapi cukup jelas sobat, ini dia penyebabnya, Alga tidak memiliki akar, batang, maupun daun,hidup di air, bersifat autotrof(memasak makanan sendiri.Oleh karena ini alga tidak termasuk tumbuhan. Nah alga ini dibagi menjadi beberapa filum,yaitu:

1.Filum Alga Keemasan (Chrysophyta)
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhugU9jBx1MrI15BJ7mwjdPbRbe91Gz2MptoIqo3gViHcd7qffUrbjuuoQ3Pay9oHbMC6pXyszg76KQs1NlSGfGQO7INJklZhguUGemPYtrFVoTNmpK0lWF0zt5fz329fhUYFTJMYh5f4U/s200/Alga+keemasan.jpg

Chrysophyta

          Filum alga yang biasanya tinggal di atas permukaan tanah yang lembap dan menyebabkan permukaan tanah berwarna kuning keemasan. Tubuh alga keemasan terdiri dari satu sel dan bentuknya menyerupai  perahu.

2.Filum Euglenophyta

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyZsRfd408mlvPJL8Joz2AobH-WH12XOmwL2aW8CECVCYHAvxF8qycN_id5TLv-RAGzyi0UrW0c46wChdnB-ZO0e_vLaeigOsDLQW7OGU5abM-LhcAzdoe5vjE336yNLUrp9l9K6FHavY/s320/Euglenophyta.jpg
Euglenophyta

          Filum alga yang ini banyak dijumpai di air tawar dengan bentuk yang lonjong, memiliki flagela(cambuk), bintik mata, dan berwarna hijau karena memiliki klorofil. Euglenophyta bergerak aktif seperti hewan namun dapat berfotosintesis layaknya tumbuhan. Filum yang biasa disebut euglena ini biasa berkembangbiak dengan cara membelah diri. Beberapa ahli memasukkannya kedalam kelompoknya sendiri karena memiliki ciri mirip hewan sekaligus mirip tumbuhan.

3.Filum Alga Cokelat (Phaeophyta)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjfWL2SU0sQK0ycZVIIQEYWlUMElJG7zWPMQoTIUcPCR88-_B6RlCEFrDl1vkeI6t37LjPUDfYFskWjNC-8EZPlxlbj6FtNDBX5Wmav0CafMTHKs4qEsFXqfa-GOFJkvIko9BfM3m_oG_Q/s1600/Alga+Cokelat.jpg
Phaeophyta

          Alga cokelat umumnya hidup di perairan pantai ber-iklim dingin. Ada juga yang hidup di air tawar. Semua Alga cokelat merupakan makhluk hidup bersel banyak.

4.Filum Alga Merah (Rhodophyta)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhALCRMMpRhBc5CKM8ggF_Bvkp_rSbdxbxgmxTOZbCRk_t6_6KCKb5fu5GVEkiT2uLXZGBMQPhz6oaiFz01gtYrJbd885nFHRaykcfDWZqRJlpBL9nmFuzLM0txkIWfsWXgnJxP4c47cBY/s320/Alga+Merah.jpg
Rhodophyta

          Alga merah merupakan makhluk hidup bersel banyak yang mengandung pigmen fikobilin. Pigmen ini terdiri dari fikoritrin (merah) dan fikosianin (biru). Alga merah banyak dimanfaatkan untuk industri kosmetik, cat, eskrim,dll.

5.Filum Alga Hijau (chlorophyta)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgMvkq66-7bmCUpZt35lj6LpLuGCzxULt4q6Gp0UNBPJw8b3AXby3G24_L94k9A8tCfpr_41YI9MOM7Yd42LJceGJbV0-KU0xe5aRVimotXrA-e3vDGeVKCiye1ebXeh_Kr2am_gTj2574/s1600/Alga+Hijau.jpg
Chlorophyta

          Filum alga yang ini tergolong makhluk hidup eukariot. Alga hijau dapat hidup di air tawar, air laut, di tanah becek, di atas batu, bahkan di kolam. Kolam yang banyak ditumbuhi alga ini memiliki ciri khas tersendiri, yaitu berwarna kehijauan. Alga ini memiliki bentuk tubuh yang beraneka ragam. Ada yang bersel tunggal, bentuk benang, dan ada yang bersel banyak mirip tumbuhan tingkat tinggi.
Spirogyra genus dari ganggang hijau dari ordo Zygnematales. Ia biasa ditemukan di air tawar. Spirogyra mampu berfotosintesis, memiliki sel eukariotik. Pigmen utama yang dikandung alga hijau adalah klorofil. Tubuhnya berbentuk filamen yang tidak bercabang. Panjang tubuhnya mencapai 1 kaki (30,48 cm). Benang tersusun oleh protoplasma yang transparan dan setiap sel memiliki 1 atau lebih kloropas yang memanjang dari ujung ke ujung berbentuk spiral. Pada kloropas yang berbentuk pita terdapat pirenoid. Pirenoid tersebut dikelilingi oleh butiran tepung.
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/9/9b/Spirogyra_cell.jpg/150px-Spirogyra_cell.jpg
http://bits.wikimedia.org/static-1.23wmf3/skins/common/images/magnify-clip.png
Sel tunggal spyrogyra
Sel spirogyra memiliki inti yang terletak di tengah, sitoplasmanya terbungkus oleh dinding sel, serta memiliki vakuola yang besar. Lapisan gelatin yang tipis melindungi seluruh sel sehingga memberikan karakter tertentu pada spirogyra. Pada siang hari, fotosintesis berlangsung cepat dan oksigen yang dihasilkan disimpan di antara filamen. Pada saat itu, Spirogyra akan naik ke permukaan air. Pada malam hari, oksigen dilarutkan kembali ke dalam air.
Spirogyra bereproduksi dengan cara konjugasi, fragmentasi (pemutusan talus).


Selain kelima alga diatas, ada satu kelompok alga lagi, yang biasa disebut Alga hijau-biru (Cyanobacteria), namun alga ini tidak digolongkan dalam kelompok protista melainkan diklasifikasikan ke kingdom monera karena tidak memiliki klorofil sehingga bersifat autotrof.


Protista mirip hewan atau yang biasa disebut protozoa organisme bersel satu yang berukuran mikroskopis. Cara perkembangbiakan protista mirip hewan( protozoa) dapat terjadi secara seksual maupun aseksual. Secara aseksual yanitu dengan membelah diri atau membentuk spora, sedangkan secara seksual yaitu dengan melakukan konjugasi. Konjugasi ini merupakan proses menempelnya dua sel untuk mengadakan pertukaran inti sel. Protista mirip hewan (protozoa) dapat dijumpai di berbagai tempat, yaitu di parit, sawah, sungai, bendungan, atau air laut, bahkan ada yang hidup dalam tubuh makhluk hidup lainnya sebagai parasit. Dalam Klasifikasimakhluk Hidup, protozoa di kelompokkan berdasarkan alat geraknya, yaitu Rhizopoda(kaki semu), Ciliata(bulu getar), Flagellata(bulu cambuk), sporozoa(tidak mempunyai alat gerak khusus). Tentunya sobat semua ingin mengetahui lebih jelas tentang kelompok protozoa ini, langsung aja ya.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhEUm6Af7NVdhPOKW5ldQndCyPe8knofpxnfTL2oXpfJP-ehsyoPG6poXAJMN2wG88t8-so9ai7YKzYHxFrxLRPfhsM2qA11IDWZ1DNkdzhx8SRaJME96ZcYvGMJWyJZcsVfI4QDmYLJvE/s320/protista.jpg
Protista Mirip Hewan

1.Filum Rhizopoda

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEglz2KtDRvveaX9xYd62mnKRU09qBtMvCtRkALAwpd00I61AxZaC0PkFqg1EtMc-_CHTxt0mA4lhfOD4_LTJt_Tc9TsqPW9Lxodj0TC5836QmueRJP4ilX4N35KcvFRqSNm3MiYwM4fh8A/s400/Filum+Rhizopoda.jpg
Filum Rhizopoda


          Organisme yang paling terkenal dalam filum ini adalah Amoeba. Maka akan lebih mudah jika kita menguraikan ciri filum ini dari ciri amoeba itu sendiri. Amoeba merupakan rhizopoda yang bergerak dengan kaki semu (pseudopodium), organisme ini tidak memiliki bentuk tetap karena selalu berubah-ubah. Amoeba ada yang hidup di alam, namun ada juga yang hidup sebagai parasit.
          Amoeba bergerak dan menangkap makananya dengan kaki semu. Kaki semu itu dijulurkan menuju makanan, diikuti oleh oleh isi sel sehingga tubuhnya bergerak ke makanan itu. Makanannya berupa bakteri atau bahan Organik lainnya. Makanan yang diperoleh akan masuk ke vakuola makanan untuk dicerna. Lalu Vakuola ini beredar ke seluruh sel sambil membawa makanan yang diolahnya. Sesudah diolah, sari-sari makanan masuk ke dalam sitoplasma dan sisa-sisa makanan berbentuk padat kemudian menepi dan kemudian keluar dari sel melalui membran plasma.Organisme ini berkembangbiak secara aseksual , yaitu dengan membelah diri.

Intinya: Rhizopoda merupakan organisme bersel satu, bergerak dan menangkap makanannya dengan kaki semu( pseudopodium). Organisme ini berkembangbiak dengan membelah diri secara langsung (pembelahan biner).

2.Filum Ciliata

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgXHpP1NDBkPS2xDZWVNPC1tuKoYLbbZM31kYgudvpF7TLWDKaezt8JiTF4C3HaKHltCMAP__uGPjDGy8FZwEeC3VioK11QVFlXrNS7cPEijdGnaaAYKJ6h94W0vaSbKxYGPMVHJtq85PM/s400/Ciliata.jpg
Filum Ciliata


          Contoh dari filum ini adalah paramecium yang disebut sebagai hewan sandal, karena bentuknya yang menyerupai tapak sandal.organisme ini bergerak di air dengan menggunakan silia (bulu getar). Di permukaan membran sel yang melekuk terdapt mulut sel. Air masuk ke mulut selnya karena getaran silia. Biasanya organisme ini memakan bakteri atau mikroorganisme lainnya yang hidup di dalam air. Setelah makanan masuk melalui mulut dan melewati kerongkongan sel, makan itu kemudian menuju vakuola makanan. Sama seperti Rhizopoda, vakuola makanan beredar sambil mencerna makanan. Sari-sari makanan masuk ke dalam sitoplasma. Sisa makanan yang berwujud cairan dikeluarkan melalu vakuola berdenyut yang berjumlah dua buah, masing-masing terletak di ujung sel, sedangkan sisa makanan yang berwujud padat dikeluarkan oleh vakuola makanan yang menepi menuju ke permukaan membran sel. Selanjutnya vakuola makanan pecah, dan sisa-sisa makanan tadi ikut keluar.
          Paramecium berkembangbiak baik secara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan vegetatif adalah dengan jalan membelah diri, sedangkan secara seksual dilakukan dengan konjugasi.

Intinya:Ciliata merupakan organisme bersel satu ayng bergerak dengan bulu getar (silia). Ada ciliata yang hidup bebas, ada juga yang bersifat parasit. Ciliata berkembangbiak secara aseksual dengan membelah diri, da secara seksual dengan konjugasi.

3.Filum Flagellata

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiT6pjbDjzasv0Sz3daxsJXUf3hEarPKmu3Tf7CWOuNu5eVDp0_FQQlz0yqlZrmkIufQAlS3jzvMf-5vX3Itf9DJANc-D5uBfXpm37THGLXKfmyZgZ6gDO5eWbka8948OOtJOIVoku5hQk/s400/Flagellata.jpg
Filum Flagellata


          Flagellata adalah organisme protista yang bergerak dengan menggunakan flagela( bulu cambuk). Contoh organisme dari filum ini adalah trypanosoma. Makhluk ini hidup secara parasit di dalam darah manusia dan vertebrata lainnya. Trypanosoma berkembangbiak dengan membelah diri.

4.Filum Sporozoa

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiPIpcaBZYrEeoHWkp6jQPM6XNpFUBqhSihC4GDmV7Q1E_odnQ1A7WZUk19tS73sWyWp8IE5MqSHSI4Hc3UuIbx8xB99PaNNPG8N9QNpaqFguun-6jZwbJBBZcoWAROOpajjfgk5k_8dag/s400/Sporozoa.jpg
Filum Sporozoa


          Organisme yang paling terkenal dalam filum ini adalah Plasmodium yang hidup parasit pada tubuh manusia dan menyebabkan penyakit malaria. Makanannya adalah sel darah merah (eritrosit). Inang perantaranya adalah nyamuk anopheles. Plasmodium berkembang secara vegetatif dan generatif. Perkembangbiakan vegetatif terjadi dengan membentuk spora. Sedangkan perkembangbiakkan nya secara seksual/generatif adalah dengan membentuk gameet. Sel gamet jantan disebut mikrogametosis, sel betina disebut makrogametosis. Peleburan dilakukan dalam tubuh nyamuk anopheles. Jika nyamuk ini menggigit manusia, maka plasmodium yang terdapat dalam air liur dapat menginfeksi tubuh manusia.



          Protista Mirip Jamur memiliki fase gerak seperti amoeba yang berdasarkan klasifikasi makhluk hidup tergolong dalam Protista Mirip Hewan di kelompok Rhizopoda. Namun karena cara reproduksinya mirip jamur, maka mereka termasuk dalam kelompokny sendiri.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj1Xk8PYLhd8xi3IoK2s5X2uKPMNTgRCL-8aqF1tqxdyEO7_eRNRCGOJBLpRfwO55Fj8fM5LzJghinnXBAN7wfG179yuvWaOZ9KP9OFER-v2RLFVHgj9Q25MPDw5zYK3NehSZg_sII1_tw/s1600/Protista+Mirip+Jamur.jpg
Protista Mirip Jamur


            Organisme Ini tidak memiliki klorofil, dalam postingan yang super duper singkat ini, saya akan berusaha menjelaskan tentang contoh dari Protista Mirip Jamur ini, dan semoga sobat dapat mengklasifikasikan ciri-ciri dari masing-masing contoh itu.

1.Jamur Lendir (Myxomycota)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVyrPkvAMzoha6bIrOSW-7R1wcqlQknWucFdPRdvsc5zj5f8mmecQkFj2e-O1QKyjvUiyFs0rrDrXOPNY58N6A_mV8P-6FKq5wzJysetXtpRSTOz1QQotu6iOHU5-O1-gUf37a_MXFwFQ/s320/Jamur+Lendir.jpg
Jamur Lendir (Myxomycota)


Jamur ini disebut jamur lendir karena pada satu fase hidupnya, bentuk tubuhnya menyerupai lendir.Jamur lendiri banyak terdapat pada sampah kayu lapuk aatau pada serasah daun di hutan.

2.Jamur Air (Oomycota)

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgUQpaxAVOTpc0JOxEx7FCMJmWTOwB2JZhltJFSrbc5IapkGzaJSnAVTVMT40EAL9lXX2XZbGTVnCmDxDaDZGygNdTce6ahKLYNfCP8_6bjty09A_35WNFkM86u_yxYpIfAiGcTc5Uuxk4/s1600/jamur+air.jpg
Jamur Air (Oomycota)


          Jamur ini disebut jamur air karena hidup di air, misal di bangkai serangga yang tergenang air. Jamur ini membentuk Spora kembar (zoospora).


3.FUNGI      
  Ciri-ciri Dan Dasar Pengelompokkan Kingdom Fungi (Jamur)



http://wpcontent.answcdn.com/wikipedia/commons/thumb/f/fc/Fungi_collage.jpg/280px-Fungi_collage.jpg

·         Ciri-Ciri Umum Diviso Dalam Kingdom Fungi
1)    Tubuh uniseluler atau multiseluler
2)    Dinding sel mengandung kitin,
3)    Fungi atau jamur termasuk organisme eukariotik yang tidak berkhlorofil, bersifat heterotrofik.
4)    Jamur multiseluler tersusun atas rangkaian sel-sel yang membentuk benang dengan sekat ( septa ) atau tanpa sekat melintang, disebut hifa. Hifa dapat berfungsi sebagai : penyerap makanan yang dilakukan oleh miselium (kumpulan hifa).
5)    Berdasarkan sumber makanannya Fungi ada yang bersifat parasitik dan ada yang bersifat saprofitik.
6)    Fungi yang hidup parasitik mendapat makanannya dari bahan organik yang masih menjadi bagian dari inang yang hidup. Beberapa Fungi ini menyebabkan penyakit pada tanaman, hewan dan manusia.
7)    Beberapa fungi mampu bersimbiosis mutualisme dengan organisme lain yaitu hidup bersama dengan organisme lain agar saling mendapatkan keuntungan, misalnya akar dari kebanyakan tanaman mengembangkan hubungan yang saling menguntungkan untuk membentuk mikoriza. Mikoriza mampu meningkatkan kapasitas penyerapan nutrient dari akar tanaman.
8)    Dengan alat reproduksi, misalnya sporangium dan konidium Reproduksi jamur uniseluler secara : aseksual membentuk tunas, atau membentuk spora. Sedangkan seksual dengan membentuk spora askus / askuspora
9)    Reproduksi jamur multiseluler secara aseksual dengan cara fragmentasi menghasilkan spora aseksual. Sedangkan reproduksi seksual dengan peleburan inti jantan dan betina, akhirnya membentuk spora askus atau spora basidium.
·      Dasar Pengelompokkan Fungi
Dalam klasifikasi, kingdom Fungi dikelompokkan menjadi beberapa divisi                   yaitu : Zygomycota, Ascomycota, Basidiomycota dan Deuteromycota berdasarkan struktur tubuh dan cara reproduksinya.

1.      Zigomycota
Tubuhnya bersel banyak, dinding sel dari kitin, hifa tidak bersekat, kumpulan hifa membentuk miselium, pembiakan aseksual ( vegetatif ) tidak membentuk zoospora, tapi membentuk sporangium dengan banyak spora yang warnanya hitam, pembiakan seksual dengan fusi (penggabungan) dari gametangia berinti banyak pada ujung hifa membentuk sebuah zigospora berinti banyak, hidupnya : saprofit dan parasit
Contoh  :
§  Rhyzopus stolonifer  jamur yang  membuat roti menjadi bulukan
§  Rhyzopus oryzae jamur untuk membuat tempe.


2.      Ascomycota
Tubuhnya bersel satu dan bersel banyak, yang bersel banyak membentuk hifa bersekat, kumpulan hifa membentuk miselium, pembiakan aseksual ( vegetatif ) membentuk spora aseksuall yang disebut konidia / konidium / konidiospora dan dengan membentuk tunas,pembiakan seksual dengan gametangia + dan gametangia – membentuk spora askus hidupnya : saprofit dan parasit
Contoh jamur Ascomycotina  :
1.      Sacharomyces cerevisae   untuk pembuatan  tape, minuman keras , roti, kue.
2.      Penicillium raqueforti dan Penicillium camemberti  untuk pembuatan keju
3.      Penicillium notatum dan Penicillium chrysogenum untuk pembuatan pinisilin (antibiotik).
4.      Aspergillus oryzae  untuk pembuatan melunakkan adonan roti .
5.      Aspergillus niger  untuk  menghilangkan Oksigen dan menjernihkan sari buah.
6.      Aspergillus wentii  . untuk pembuatan sake, kecap, tauco, asam sitrat.


https://encrypted-tbn1.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcRQFBniElogekpB0W0Cv-MYbmNUB4IJyzKVmb1loPkl-V2_1bnqeg7.      Aspergillus flafus  menghasilkan racun berupa aflatoksin.






8.      Aspergillus fumigatus  parasit pada paru-paru burung.
9.      Aspergillus nidulans  menyebabkan penyakit pada telinga ( automikosis ).
10.  Neurospora sitophila  untuk pembuatan oncom.
11.  Trichoderma reesei  menghasilkan enzim yang dapat menguraikan cellulose, enzim sellulosa ini dapat dipergunakan dalam produksi Protein Sel Tunggal     ( PST ).


3.      Basidiomycota
Bersifat makroskopis umumnya memiliki tubuh buah yang besar ( mudah dilihat dengan mata telanjang ), tubuhnya bersel banyak, membentuk hifa bersekat, dengan inti satu atau dua  kumpulan hifa membentuk cabang yang membesar ( basidium ), mempunyai tubuh buah ( basidiokarp ) bentuk ada yang seperti : payung,lembaran, pembiakan aseksual  ( vegetatif ) membentuk  tunas,konidia dan fragmentasi miselium., fragmentasi adalah memutuskan sebagian tubuh yang berupa benang (hifa) untuk menjadi individu baru ( jamur).pembiakan seksual dengan konjugasi atau dengan basidiospora yang dibentuk  dalam basidium
Di sekitar kita banyak ditemukan macam-macam jamur. Jamur yang sesungguhnya adalah tumbuh dari Basidiomycotina, seperti jamur merang jamur kayu dan jamur kuping. Dari tubuh buah dapat diamati struktur basidium dan sporanya dengan cara menyayat bagian permukaan bawah tubuh buah yang berupa sekat atau berlubang-lubang. Penyayatan tubuh buah dapat dipakai silet yang tajam untuk dibuat sediaan kemudiaan diamati dengan mikroskop.
Contoh lain jamur Basidiomycota :         
 jamur karat (Ustilago) dan jamur api (Puccinia graminis). Ustilago maydis hidup parasit pada tanaman jagung. Gejalanya ialah terjadinya pertumbuhan yang abnormal pada buah, daun atau batang jagung, banyak jamur dari Basidiomycotina ini tubuh buahnya dapat dimakan dan telah dibudidayakan seperti : Agaricus (Champgnon)  dan jamur tiram (Pleurotes)
4.      Deuteromycota
Disebut Fungi imperfecti ( jamur tidak sempurna ), Memiliki hifa yang bersekat, dapat membentuk spora vegetatif disebut konidium, belum diketahui pembiakan generatifnya.
Contoh jamur  Deuteromycotina :
a.       Epidermophyton floocosum  menyebabkan penyakit kaki pada atlit.
b.      Epidermophyton , Microsporum dan Trighophyton   menyebabkan penyakit kurap.


5.      Chytridiomycota
     Divisio Chytridiomycota sering dianggap sebagai bentuk peralihan antara divisio Protista dengan divisio Jamur. Akan tetapi, para ahli sistematika molekuler yang membandingkan urutan protein dan urutan asam nukleat divisio ini dengan jamur, telah menemukan bukti bahwa Chytridiomycota termasuk golongan jamur.

     Sebagian besar Chytridiomycota merupakan organisme akuatik, beberapa di antaranya bersifat saprofitik dan parasit pada invertebrata akuatik. Ciri utama divisio ini adalah nutrisi yang absorbtif dan dinding selnya tersusun atas senyawa chitin, memiliki hifa senositik dan bereproduksi dengan membentuk zoospora berflagel. Contohnya Chytridium.


4.PLANTAE(TUMBUHAN)
                               KINGDOM PLANTAE (Tumbuhan)
http://t3.gstatic.com/images?q=tbn:ANd9GcS3FR7IMHl4xb0tAmBjm5taHkunxEzo40VNagh87GERkhVNk0bLKingdom Plantae





Kingdom plantae ialah tingkaatan takson yang digunakan untuk mengelompokkan organisme yang memiliki akar, batang, dan daun sejati yang merupakan organ hasil diferensiasi jaringan. Kingdom plantae di bagi menjadi 3 yaitu tumbuhan tidak berpembuluh, tumbuhan berpembuluh, tumbuhan berpembuluh dan berbiji.
Ciri-ciri kingdom plantae
1.     Struktur tubuh multiseluler, eukariotik, memiliki sel yang sudah terspesialisasi membentuk jaringan dan organ.
2.     Mengandung klorofil a dan b serta karotenoid, menyimpan makanan dalam bentuk tepung dan memiliki dinding sel dan bahan selulosa.
3.     Melindungi perkembangan embrio dari kekeringan dengan menyuplai air dan nutrisi ke dalam struktur tubuh betina.
4.     Memiliki daur hidup berupa pergiliran keturunan (metagenesis)
Reproduksi
Reproduksi secara generative:
  • Sel kelamin jantan (menghasilkan sperma)
  • Sel kelamin betina (sel telur / ovum)
  • Metagenesis pada tumbuhan lumut
Reproduksi secara vegetative:
Ø Bantuan manusia
Ø Kultur jaringan
Ø Pucuk enten
Ø Persilangan antar spesies
Tumbuahan Tidak berpembuluh
Lumut (bryophita) merupakan tumbuhan darat sejati, walaupun masih menyukai tempat yang lembab dan basah. Lumut yang hidup di air jarang kita jumpai, kecuali lumut gambut (sphagnum sp.).Pada lumut, akar yang sebenarnya tidak ada, tumbuhan ini melekata dengan perantaraan Rhizoid (akar semu), oleh karena itu tumbuhan lumut merupakan bentuk peralihan antara tumbuhan ber-Talus (Talofita) dengan tumbuhan ber-Kormus (Kormofita).
Ciri-ciri lumut:
  • · Lumut mempunyai klorofil sehingga sifatnya autotrof.
  • · Akar dan batang pada lumut tidak mempunyai pembuluh angkut (xilem dan floem).
  • · Pada tumbuhan lumut terdapat Gametangia (alat-alat kelamin) yaitu:
    a. Alat kelamin jantan disebut Anteridium yang
    menghasilkan Spermtozoid
    b. alat kelamin betina disebut Arkegonium yang
    menghasilkan Ovum
  • · Spora lumut bersifat haploid.
  • Sporogonium adalah badan penghasil spora, dengan bagian bagian :
    - Vaginula (kaki)
    - Seta (tangkai)
    - Apofisis (ujung seta yang melebar)
    - Kotak Spora : Kaliptra (tudung) dan Kolumela (jaringan dalam kotak
    spora yang tidak ikut membentuk spora). Spora lumut bersifat haploid.
Habitat
Lumut tumbuh di berbagai tempat, yang hidup pada daun-daun disebut sebagai epifil. Jika pada hutan banyak pohon dijumpai epifil maka hutan demikian disebut hutan lumut.
Klasifikasi lumut:
1.     Lumut sejati (bryopsida)
2.     Lumut hati (hepatophyta)
3.     Lumut tanduk (anthocerophyta)
Tumbuhan Berpembuluh
Tumbuhan berpembuluh adalah tumbuhan yang sudah memiliki daun, batang, dan akar sejati, sehingga sering disebut sebagai tumbahan tingkat tinggi. Tumbuhan berpembuluh disebut juga tumbuhan kormofita .
yang termasuk ke dalam tumbuhan berpembuluh yaitu:
1. Tumbuhan paku (pteridophyta)
Tumbuhan paku pada umumnya mudah dikenal dari pada tumbuhan lumut karena ukurannya besar-besar dan mudah dilihat. Dapat digunakan sebagai tanaman hias.
Ciri-ciri tumbuhan paku adalah:
• Sudah mempunyai akar, batang, dan daun sejati tetapi tidak mempunyai bunga.
• Berkembang biak dengan spora.
• Batang umumnya tumbuh di bawah tanah disebut rimpang atau rizom. Ada beberapa yang mempunyai batang yang tumbuh tegak keatas, misalnya pada tumbuhan paku tiang dan tumbuhan pakis haji.
• Tempat hidupnya dimana-mana, ada yang hidup di tanah, pada pohon-pohon sebagai epifit dan juga ada yang hidup di air.
• Mengalami pergiliran keturunan (metagenesis).
• Pada daun muda, ujung daunnya menggulung. Sorus (bintik-bintik hitam) terdapat di bawah permukaan daun. Di dalam sorus terdapat kumpulan kotak spora, masing-masing mempunyai tangkai. Kumpulan kotak spora (sporangium) dibungkus atau dilindungi oleh selaput yang disebut indusium. Pada tumbuhan paku terdapat dus macam daun, yaitu daun steril adalah daun yang tidak menghasilkan spora dan daun fertile adalah daun yang menghasilkan spora.
2. Tumbuhan biji
Tumbuhan biji sering juga disebut sebagai tumbuhan bunga atau Anthophyta (Anthos=bunga) karena hamper seluruhnya tumbuhan biji adalh berbunga. Bunga merupakan alat perkembangbiakan yang mudah dilihat dengan jelas sehingga sering disebut sebagai phanerogamae yang artinya “alat perkawinannya tampak jelas”.
Berdasarknan letak bakal bijinya, tumbuhan biji dibagi menjadi dua kelompok, yaitu:
• Gymnospermae (biji terbuka)
yaitu golongan tumbuhan biji terbuka dimana bakal bijinya tidak dilindungi oleh daun-daun buahnya.
• Angiospermae (biji tertutup)
Semua tumbuhan angiospermae mempunyai bunga dan merupakan tumbuhan yang sangat berguna bagi hewan dan manusia karena paling banyak menghasilkan bahan makanan. Jumlah anggota angiospermae paling banyak menghuni bumi ini yaitu sekitar 300.000 spesies.

5.ANIMALIA(HEWAN)

 CIRI CIRI MORFOLOGI KINGDOM ANIMALIA
Ciri-ciri umum :
-  struktur sel merupakan sel yang eukariotik
-  merupakan organisme multiseluler (bersel banyak)
-  bersifat herterotrof, mengubah molekul organik menjadi molekul
   anorganik

Ciri lain :
-  tidak memiliki dinding sel yang menyokong tubuh
-  terdapat  dua jenis jaringan yang bertanggung jawab atas penghantaran
   impuls dan pergerakan, yaitu jaringan saraf dan jaringan otot.
-  sebagian besar hewan bereproduksi secara seksual.  
mempunyai bentuk tubuh dan alat-alat tubuh yang bervariasi.
   Variasi bentuk tubuh dapat dikategorikan dengan melihat bentuk
   simetri tubuhnya.

Berdasarkan simetri tubuhnya :
- simetri radial, bagian tubuh yang tersusun melingkar. Jika bagian tubuhnya
  dipotong akan dihasilkan potongan-potongan tubuh dengan bentuk yang sama.
  Hewan dengansimetri radial ini hanya mempunyai bagian puncak yang
  disebut sisi oral dan bagian dasar yang disebut sisi aboral.
  Hewan yang termasuk dalam kelompok ini meliputi Porifera,  
  Coelenterata, dan Echinodermata
  Hewan dengan bentuk tubuh radial sering disebut hewan radiata
- simetri bilateral,  bagian tubuhnya tersusun bersebelahan dengan
  bagian lainnya.
  Dengan demikian, jika hewan tersebut dipotong melalui mulut dan anusnya,
  kita akan mendapatkan bagian yang sama antara sisi kiri dan sisi kanan.
  Hewan bersimetri bilateral ini mempunyai sisi atas (dorsal) dan sisi bawah
  (ventral), sisi kepala atau sisi depan yang disebut anterior dan sisi ekor
  atau sisi belakang yang disebut posterior.  
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj7mLyd1fVWIwhsgl0pApuVJL5Oh9qrCD-xKZE1Rb9eHLwjGkU3fqFmK1VDbdtY0I6SbY_GtCZMexUw74zW05sxBFEx_GNCiMMM33rjBtKWld9DgjjzuQ-aDbNBtGJ_wxZYUSZsOnazbkQ/s320/simestri+radial+dan+bilateral.jpg
tipe simetri tubuh animalia A. radial  B. Bilateral
Berdasarkan lapisan tubuh yang menyusunnya, 
hewan dikelompokkan:
- diploblastik, dibangun oleh dua lapisan tubuh
  - ektoderm (epidermis) : lapisan paling luar
  - endoderm (gastrodermis) : lapisan dalam/berupa rongga
- triploblastik. dibangun oleh tiga lapisan tubuh: 3 lapisan lembaga :
  -  ektoderm
  -  mesoderm
  -  endoderm.
  Beberapa hewan triploblastik ada yang mempunyai rongga tubuh, 
  tetapi ada juga yang belum mempunyai rongga tubuh. 
  Berdasarkan ada tidaknya rongga tubuh, hewan triploblastik 
  dapat dibedakan menjadi  :
  - Aselomata : hewan yang belum mempunyai rongga tubuh, 
    artinya tubuhnya padat tanpa rongga antara usus dan tubuh terluar. 
    Pada hewan semacam ini mesoderm membentuk struktur yang 
    kompak sehingga selom (rongga tubuh) tidak terbentuk. 
    Contoh Aselomata yaitu Platyhelminthes atau cacing pipih.
  - Pseudoselomata : Hewan ini mempunyai rongga tubuh semu,
    mesodermnya belum membentuk rongga yang sesungguhnya 
    karena mesodermnya belum terbagi menjadi lapisan dalam 
    dan lapisan luar. Rongga yang terbentuk berisi cairan yang 
    memisahkan alat pencernaan dengan dinding tubuh bagian luar.
    Hewan yang termasuk Pseudoselomata adalah Rotifera dan 
    Nemathelminthes (cacing gilig). 
  -Selomata. Hewan semacam ini, mesoderm dipisahkan oleh 
    rongga tubuh yang terbentuk menjadi dua lapisan, yaitu 
    lapisan dalam dan lapisan luar. Kedua lapisan tersebut 
    mengelilingi rongga dan menghubungkan antara dorsal 
    dan ventral membentuk mesenterium yang berfungsi 
    sebagai penggantung organ dalam. 
    Hewan Selomata meliputi Annelida sampai Chordata. 
   
    Berikut gambar yang menjelaskan  lapisan-lapisan tubuh
    dan pembentukan rongga tubuh pada invertebrata:
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj4O1PanJsISNcobisKlQXLU_PYM2DHZsQVBZxSKXfBid6cZ1eJHeyGF5v_viBj7SvbwQ_bU3D8onw37NjmSRHA5x4-bWYcRJ0HwZm7ROs-Z7NQoCUCfGk-RJEm92ijjhDjgm-J7dYs6qI/s400/36b-Ciri-Ciri-Morfologi-Kingdom-Animalia-2.png

Read More ->>

Sample

Total Tayangan Halaman

"WELCOME TO THE MY BLOG"

Blogger templates

Halaman

Diberdayakan oleh Blogger.

Mengenai Saya

Pengikut

Mengenai Saya

Pengikut