"IMPIAN SAHABAT"
SMA Pelita yang terletak di tengah kota
Jakarta. Bel sekolah yang sudah berbunyi sejak lima menit yang lalu yang
artinya sudah melaksanakan kegiatan belajar mengajar, Yang selalu ada beberapa
siswa yang menjalani hukuman di awal harinya. Pak Simorangkir guru yang selalu
berada di depan gerbang untuk mengawasi kedatangan para siswa dan ia guru yang
paling ditakuti di sekolah itu mendapati seorang siswa yang berusaha meloncati
pagar. Ternyata, siswa tersebut bernama Bagio Alexandro alias Iyok yang sekarang
berada di kelas sepuluh tiga. Iyok yang terkenal sering bersin jika sedang
gugup ini mempunyai 3 sahabat yang juga mempunyai sifat yang berbeda, yaitu
Uwie yang hobi mengorek kuping, Jenny yang jutek, dan Shanty yang dewasa.
Setelah berhasil menghadapi pak Simorangkir akhirnya Iyok di
izinkan untuk masuk kelas. Shanty dan Uwie yang dari tadi menunggu iyok untuk
memasuki kelas karena ada ulangan di jam pertama yaitu ulangan kimia dengan bu
Yeyen guru yang terkenal superkiller itu. Iyok pun sampai di depan kelas tetapi
bu Yeyen tidak mengizinkan Iyok mengikuti ulangannya. Selesai jam pelajaran bu
Yeyen ada pelajaran biologi dengan guru yang terkenal lucu dan sangat humoris
yaitu pak Heru.
Setelah jam istirahat 4 sahabat ini kembali ke kelas untuk
melanjutkan jam pelajaran dan pada saat jam istirahat kedua, keempat sahabat
itu hanya berkumpul di kelas yang sedang membahas Fanny, cewek cantik SMA
Pelita itu yang sedang jadi gebetannya Iyok. Sepulang sekolah keempat sahabat
itu ke Senayan City dan pada saat mereka berjalan tidak sengaja mereka melihat
sebuah poster besar yang terpampang di sebuah tokoh. “eh, ada pemilihan bintang
iklan tuh” kata Jenny “lo mau jadi bintang iklan” Iyok tertawa. “nggak usah
mimpi yang aneh-aneh gitu deh. Mimpi boleh aja, tapi yang wajar.” ‘idih! Masa
mau mimpi aja ada aturannya,” jawab Jenny sambil melangkah mendekati poster
tersebut. buat kamu yang ngaku gaul dan pengen beken, ikuti pemilihan bintang
iklan suplemen remaja dengan hadiah lima puluh juta rupiah. “hah? Lima puluh juta
? duit semua tuh” seru Shanty kaget. “nggak, ty dicampur kerupuk” jawab Iyok.
dicari sekelompok dan cowok gaul yang terdiri atas 4-6 orang. Setelah Jenny
membaca poster tersebut Jenny tertarik dan mengajak temannya untuk mengikuti
lomba itu tetapi tidak ada satu orang pun yang mendukung rencananya. Sesampai
rumah, Jenny makin nggak bisa melupakan keinginannya untuk mengikuti lomba itu
dan mencari cara untuk membujuk teman-temannya lagi.
Pada
hari rabu mereka mendaftarkan diri. Namun masalah mulai muncul ketika mengikuti
lomba pencarian bakat remaja. Mereka bertekad untuk menang demi mendapatkan
hadiah uang dari lomba tersebut. Berbagai konflik menimpa dan mengancam
persahabatan mereka. Tiga hari kemudian pada hari sabtu itu nomor tak dikenal muncul
di layar HP pembokat Jenny. Lalu, sekejap setelah pembicaraan dengan orang
asing yang menghubunginya itu berakhir, Jenny tampak melongo. Tubuhnya gemetar,
keringat mengucur deras di tubuhnya.otaknya seperti berhenti berfungsi selama
beberapa detik. Tidak tahu harus berbuat apa. Yang lebih parah, saking syoknya
Jenny sampai ngompol, Jenny pipis di celana. Beberapa menit Jenny menelpon Iyok
dan berkata “kita lolos pemilihan bintang iklan” kata jenny. “hatchyiiii!!
hah?” Iyok kaget “barusan panitianya nelpon, ngasih tau kita lolos seleksi
tahap pertama. Besok kita di suruh datang jam sepuluh” kata Jenny yang sangat
bersemangat tanpa memikirkan besok ada ulangan Matematika daaaan gurunya itu
adalah pak Simorangkir. Jenny pun memutuskan kalau satu jam lagi mereka semua
harus ada di rumah Iyok tetapi Uwie yang tidak bisa ada di rumah Iyok karena
masih di Semarang.
Dua minggu telah berlalu sejak Jenny, Shanty, Uwie, dan Iyok
mengikuti audisi pemilihan bintang iklan tahap kedua. Namun, mereka belum juga
mendengar kabar tentang kelanjutan acara itu. Impian keempat sahabat itu jika
menang Jenny yang ingin membeli iPhone, Iyok yang bisa ngbeliin tiket konser di
Singapura buat Fanny, Uwie bakalan hair extension, dan Shanty ingin buka took
kue buat nyokapnya. Tetapi sejak Iyok ditolak Fanny, Iyok jadi tidak punya
alasan lagi untuk nerharap keluar sebagai pemenang. Entah mengapa, belakangan
ini Iyok setiap mengingat sahabatnya yang judes itu jantung Iyok jadi berdebar
lebih cepat daripada biasanya.
Bel di rumah Jenny bunyi. Pagi-pagi begini pembantu Jenny
lagi ke pasar, jadi tak ada orang lain Jenny harapkan membuka pintu. Di depan
pintu rumah, Jenny menemukan seikat mawar putih yang harum. Jenny memungut
karangan bunga cantik itu dan dilihatnya kartu kecil terselip di antara
tangkai-tangkainya.
Kalau pagi kemarin Jenny menemukan seikat bunga di depan
pintu, hari ini Jenny menemukan sepucuk surat tanpa nama pengirim di atas meja
belajarnya yang pembantu Jenny menemukannya di kotak surat tadi pagi. Sesaat
kemudian Jenny membuka amplop itu yang berisi lipatan kertas surat. Surat itu
memang jauh dari indah, Jenny senang mendapatkannya. Dilipatnya kembali surat
itu lalu disimpannya dalam laci meja belajarnya. Dengan tangan gemetaran Jenny
memencet nomor telpon yang sudah sangat dikenalnya. Jenny buru-buru berucap
tapi yang angkat telpon itu adalah papanya Iyok karena Iyok lagi di kamar
mandi. Tak lama Jenny dan Iyok pacaran.
Setelah menunggu sekitar tiga minggu, akhirnya salah satu
impian mereka tercapai juga. Seminggu lalu mereka dinyatakan keluar sebagai
pemenang pemilihan bintang iklan. Semenjak dinobatkan menjadi pemenang,
keempatnya semakin tenar di kalangan sekolah. Bahkan Iyok yang tadinya termasuk
cowok yang tak pernah diperhitungkan, mulai dilirik cewek-cewek. Termasuk
Fanny, tapi Jenny yang laksana herder di sisi Iyok selalu berhasil menfhalau
lirikan-lirikan nakal dan menggoda itu. Dan dari hadiah kemenangan itulah
akhirnya mereka mendapatkan uang yang mereka perlukan untuk memenuhi impian
mereka. Meskipun, akhirnya penggunaan uang itu ada yang berbeda dari niat awal
ketika mereka mengikuti lomba.